Bidadari
oleh Lena Juliantono pada 7 Oktober 2012 pukul 10:50
·
Bidadar
itu adalah termasuk makhluk Allah yang khusus diberikan oleh Allah bagi
orang-orang penghuni surga sebagai pendamping hidupnya.
Dengan sengaja Allah menciptakan bidadari-bidadari itu seorang wanita cantik, rupawan, muda belia, lagi pula suci terus menerus dan belum disentuh oleh siapapun.
Sungguh sangat cantik dan menawan bagi siapa yang memandangnya.
Akan tetapi benak kita tidak boleh membayangkan atau membanding-bandingkan cantik mana ya dengan Ayu Azhari, dengan Marisa Haque, Meriam Belina, dan sebagainya.
Tentu saja lebih hebat, lebih menarik dan menawan para bidadari-bidadari tersebut yang sengaja diciptakan oleh Allah sebagai pendamping (sebagai istri) di surga.
Dalam permasalahan ini , Al-Quran dalam berbagai surat dan ayat, Allah Ta'ala telah berfirman:
yang artinya:
"Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa (mereka) berada di tempat-tempat yang aman. Di dalam taman dan beberapa mata air. Mereka memakai sutra halus dan sutra tebal saling berhadapan. Demikianlah dan kepada mereka Kami beri pasangan dengan bidadari". (Ad-Dukhaan: 51-54).
"Mereka bertelekan di atas pelaminan yang berjejer dan Kami adakan pasangannya dengan bidadari". (Ath Thuur:20)
"Di dalamnya (surga) ada bidadari yang menundukkan pandangannya yang belum pernah disentuh manusia dan jin sebelumnya". (Ar Rahman:56).
"Mereka (bidadari) itu laksana permata yaqut dan marjan". (Ar Rahman:58)
"Dan bidadari-bidadari, laksana mutiara yang terpelihara baik". (Al Waqi'ah:22-23).
"Sesungguhnya Kami menjadikannya (bidadari) itu dengan kejadian baru, maka Kami jadikan mereka itu perawan, penuh cinta lagi sebaya umurnya". (Al Waqi'ah:35-37).
Dan dalam sebuah hadits Rasulullah saw meriwayatkan, beliau bersabda: "Sungguh Allah Ta'ala menciptakan wajah-wajah bidadari itu dari empat warna: putih, hijau, kuning, dan merah, badan mereka itu diciptakan oleh Allah dari kunyit, misik dan barus dan rambut mereka seperti bunga pohon Turki, jari-jari kedua kakinya sampai kelututnya yang terbuat dari kunyit yang indah, dua lututnya sampai bawah lehernya dari minyak ambar.
Kalau seandainya salah satu bidadari itu meludah di dunia ini niscaya dunia ini akan menjadi harum seperti minyak misik.
Dan di bawah lehernya tertulis nama suaminya dan salah satu asma Allah Ta'ala, ditangannya masing-masing terdapat gelang, di jari jemari tangannya terdapat sepuluh cincin dari permata dan mutiara".
Dengan sengaja Allah menciptakan bidadari-bidadari itu seorang wanita cantik, rupawan, muda belia, lagi pula suci terus menerus dan belum disentuh oleh siapapun.
Sungguh sangat cantik dan menawan bagi siapa yang memandangnya.
Akan tetapi benak kita tidak boleh membayangkan atau membanding-bandingkan cantik mana ya dengan Ayu Azhari, dengan Marisa Haque, Meriam Belina, dan sebagainya.
Tentu saja lebih hebat, lebih menarik dan menawan para bidadari-bidadari tersebut yang sengaja diciptakan oleh Allah sebagai pendamping (sebagai istri) di surga.
Dalam permasalahan ini , Al-Quran dalam berbagai surat dan ayat, Allah Ta'ala telah berfirman:
yang artinya:
"Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa (mereka) berada di tempat-tempat yang aman. Di dalam taman dan beberapa mata air. Mereka memakai sutra halus dan sutra tebal saling berhadapan. Demikianlah dan kepada mereka Kami beri pasangan dengan bidadari". (Ad-Dukhaan: 51-54).
"Mereka bertelekan di atas pelaminan yang berjejer dan Kami adakan pasangannya dengan bidadari". (Ath Thuur:20)
"Di dalamnya (surga) ada bidadari yang menundukkan pandangannya yang belum pernah disentuh manusia dan jin sebelumnya". (Ar Rahman:56).
"Mereka (bidadari) itu laksana permata yaqut dan marjan". (Ar Rahman:58)
"Dan bidadari-bidadari, laksana mutiara yang terpelihara baik". (Al Waqi'ah:22-23).
"Sesungguhnya Kami menjadikannya (bidadari) itu dengan kejadian baru, maka Kami jadikan mereka itu perawan, penuh cinta lagi sebaya umurnya". (Al Waqi'ah:35-37).
Dan dalam sebuah hadits Rasulullah saw meriwayatkan, beliau bersabda: "Sungguh Allah Ta'ala menciptakan wajah-wajah bidadari itu dari empat warna: putih, hijau, kuning, dan merah, badan mereka itu diciptakan oleh Allah dari kunyit, misik dan barus dan rambut mereka seperti bunga pohon Turki, jari-jari kedua kakinya sampai kelututnya yang terbuat dari kunyit yang indah, dua lututnya sampai bawah lehernya dari minyak ambar.
Kalau seandainya salah satu bidadari itu meludah di dunia ini niscaya dunia ini akan menjadi harum seperti minyak misik.
Dan di bawah lehernya tertulis nama suaminya dan salah satu asma Allah Ta'ala, ditangannya masing-masing terdapat gelang, di jari jemari tangannya terdapat sepuluh cincin dari permata dan mutiara".